Menko Agus Harimurti Yudhoyono Resmikan TOD Summarecon Stasiun Bekasi Ekstensi
BEKASI DapurBerita.com – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesiam Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pada Jum’at 24 Juli 2026 meresmikan pembangunan stasiun bekasi ekstansi berbasis transit Dalam Acara Groundbreaking Transit Oriented Development (TOD) Summarecon Stasiun Bekasi Ekstansi adalah merupakan sebuah upaya pemerintah dalam mewujudkan konsep pengembangan kawasan berbasis transit.
Dalam keterangannya kepada awak media Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memaparkan bahwa konsep TOD adalah juga sebagai upaya langkah yang sangat strategis untuk memperkuat konektivitas antar wilayah dan juga sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi peluang peningkatan aktifitas perekonomian masyarakat.
Penguatan konektifitas tersebut berdampak pada semakin mudahnya masyarakat menjangkau tempat kerja, pusat perekonomian, layanan kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas, bahkan ke tempat usaha atau bisnis sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata.
Pembangunan wilayah perkotaan berbasis transit (TOD) seperti yang dikembangkan dibekasi ini diharapkan dapat menjadi model percontohan diwilayah Indonesia ujar AHY. Pada dasarnya seluruh Stake Holder menyepakati bahwa perkembangan pembangunan kawasan TOD ini juga harus disinergikan dan dikolaborasikan dengan baik dengan pihak stake holder terkait yakni demi mencapai tujuan yang sama , ingin menghadirkan semua kota yang saling terintegrasi satu sama lain melalui moda – moda transportasi.
Jika sebuah kawasan bisa terintegrasikan antara kawasan lokasi tempat tinggal masyarakat ke tempat-tempat yang vital bagi kegiatan ekonomi masyarakat tentu akan berdampak pada kegiatan kehidupan sehari-hari mereka yang akan semakin berkualitas, produktif, asri lingkungannya, sehat keluarganya dan bisa memberikan waktu yang lebih banyak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan.
Ditambahkan AHY kehadiran TOD Summurecon Stasiun Bekasi Ekstensi ini adalah menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta dan pemerintah dapat bekerja sama menciptakan tata ruang yang baik melalui efisiensi mobilitas warga pungkasnya.
Lebih jauh dengan hal tersebut Presiden Direktur PT. Summarecon Agung Tbk, Adrianto P Adhi menjelaskan bahwa pihaknya sangat bersyukur atas kesempatan dan waktu yang diberikan oleh pemerintah untuk ikut berkontribusi dan menjawab kebutuhan masyakarat Indonesia khususnya warga bekasi melalui sinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan layanan akses transportasi massal kereta api.
Stasiun Bekasi Ekstensi merupakan konsep pengembangan kawasan transit sebagai pusat orientasi yang dibangun di atas lahan seluas 7.038 m2 yang terdiri atas bangunan 3 lantai serta tambahan prasarana koridor penghubung dan jembatan layang (skybridge).
Stasiun Bekasi Ekstensi dibangun untuk mencegah konsentrasi penumpukan penumpang karena akan melayani penumpang dari arah barat dan selatan. Stasiun Bekasi Ekstensi ini akan lebih banyak melayani dari arah utara dan timur. Inisiatif ini lebih mendukung mobilitas untuk lebih efisien dan meningkatkan konektifitas serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih berkelanjutan.
Masih senada dengan hal tersebut wakil menteri perhubungan RI Suntana mengatakan pembangunan stasiun bekasi ekstensi menjadi langkah strategis dalam pengembangan jaringan perkeretaapian dan kawasan berbasis TOD. Pengembangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan, serta memperkuat integrasi antar moda transportasi serta memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat Bekasi. (Hans)

