Bekasi RayaBerita UtamaPendidikanPolitik

Baznas Bekasi Salurkan Beasiswa Dalam dan Luar Negeri kepada 326 Penerima

BEKASI DapurBerita.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan pendidikan dalam dan luar negeri melalui program Bekasi Cerdas dengan total anggaran Rp1.028.353.000 per Oktober 2026. Program bertajuk Satu Keluarga Dhuafa, Satu Sarjana tersebut mencakup bantuan beasiswa S1, biaya kuliah, tunggakan kuliah, dan biaya pendidikan luar negeri. Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Baznas Kabupaten Bekasi, Senin (19/10/2026).

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bekasi, Hudaya, mengapresiasi komitmen Baznas dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.“Pembangunan Kabupaten Bekasi tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang cerdas, terampil, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” ujar Hudaya.

Ia berharap bantuan beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan perkuliahan sekaligus meringankan beban orang tua. Hudaya juga berpesan agar para penerima bantuan terus meningkatkan prestasi, menjaga akhlak, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan selama menempuh pendidikan.“Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik. Keberhasilan yang sesungguhnya bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga bagaimana ilmu dan kemampuan yang kita miliki dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” katanya.

Hudaya menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, perguruan tinggi, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak generasi muda, khususnya dari keluarga dhuafa, memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

“Saya berharap bantuan pendidikan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi penerus yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, H. Aminulloh, menjelaskan bahwa program Bekasi Cerdas merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik. Penyaluran bantuan dilakukan melalui sejumlah kategori sesuai kebutuhan penerima manfaat atau mustahik.

“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk kepercayaan dan investasi masa depan untuk mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing. Kami berharap dukungan ini dapat menjadi pelecut semangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi, menjaga amanah, dan tidak berhenti belajar,” kata Aminulloh. Dikatakannya per Oktober 2026, bantuan beasiswa S1 diberikan kepada 248 mustahik dengan total anggaran Rp826.580.000. Bantuan pendidikan luar negeri menjangkau 12 penerima dengan anggaran Rp60.000.000. Sementara itu, bantuan biaya kuliah S1 diberikan kepada 29 penerima dengan anggaran Rp53.500.000.

“Kita juga menyalurkan bantuan untuk menyelesaikan tunggakan kuliah S1 kepada 37 mustahik dengan total anggaran Rp88.273.000. Dengan demikian, keempat kategori bantuan tersebut mencakup 326 penerima dengan total anggaran Rp1.028.353.000,” jelasnya. Aminulloh menjelaskan, kuota penerima beasiswa disesuaikan setiap tahun dengan mempertimbangkan jumlah mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan serta penambahan penerima baru berdasarkan kemampuan anggaran yang tersedia. Ia menegaskan, calon penerima yang belum memperoleh bantuan bukan berarti tidak memiliki kemampuan atau prestasi, melainkan karena keterbatasan kuota.

“Kepada seluruh penerima beasiswa dan bantuan dana pendidikan, manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk fokus menimba ilmu, mengembangkan kapasitas diri, dan kelak berkontribusi kembali bagi masyarakat dan bangsa,” tuturnya.

Aminulloh juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi dan seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang telah berkontribusi dalam penghimpunan zakat. Dana yang terkumpul dikelola dan disalurkan melalui berbagai program sosial, termasuk Bekasi Cerdas, Bekasi Peduli, dan Bekasi Sehat.

“BAZNAS bertugas menghimpun dan mengelola zakat, kemudian menyusun program agar dana yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berterima kasih kepada Bupati, Sekda, Asda, kepala dinas, serta seluruh ASN Kabupaten Bekasi yang telah mendukung penghimpunan zakat sehingga program bantuan pendidikan ini dapat terlaksana,” ungkapnya.(Hans)