Ani Rukmini, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Harapkan BMD Dikelola Secara Maksimal

BEKASI DapurBerita.com – Kinerja aparatur pemerintah daerah kabupaten Bekasi terus menggeliat. Para stake holder berharap agar peranan pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat manakala masarakat membutuhkannya.

Demikian pula dengan pengelolaan aset daeah, ada sekitar 16  Bidang Barang Milik Daerah (BMD) Kabupaten Bekasi, berada di Kota Bekasi pengelolaannya belum mencapai maksimal. Hal tersebut menjadi sorotan, salah-satunya dari  anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang sekaligus ketua Komisi I, Ani Rukmini, dirinya sangat menyayangkan pengelolaan BMD tersebut.

“Ia, saya sangat menyayangkan, pengelolaan BMD belum secara maksimal, sepertinya hal ini belum didapati solusi penyelesaiannya atau masih dalam titik penyelesainnya.”

“Saya juga menelaah, apakah atas hak kepemilikan BMD yang ada di Kota Bekasi sudah lengkap dokumennya, dikarenakan saya masih belum yakin dan kalaupun sudah lengkap mestinya harus diselamatkan dokumennya,” terang Ani.

Baca juga :  Himawan Abror, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Apresiasi Pemkab Dalam Penanggulangan Sampah

Lebih lanjut Ani mengatakan, dirinya sudah beberapa kali melakukan pembahasan tentang hal ini, namun sampai saat ini, belum mencapai hal yang maksimal.

“Jadi, saya berharap 16  Bidang Barang Milik Daerah (BMD) Kabupaten Bekasi ini, harus dapat dikelola dengan secara maksimal dan saya meminta kepada yang membidangi hal ini, mesti segera untuk menuntaskannya, jangan sampai terlalu berlarut-larut,” pintanya.

Ditempat berbeda, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bekasi, Hudaya, mengatakan 16 bidang BMD yang ada di Kota Bekasi, yang terkelola atau yang ada kerjasamanya, dengan pihak swasta baru ada 3.

“Ia, dari 16 bidang baru 3 bidang BMD yang terkelola dan menjadi potensi pendapatan daerah,” jelasnya. Dirinya juga menjelaskan, 3 bidang BMD berkerjasama itu. 1. Bakso Lapangan Tembak Senayan, di Jalan Ahmad Yani. 2. Rumah Makan Samedja. 3. Aula Dewi Sartika, di Alun Alun Kota Bekasi.

Baca juga :  SiBerojol Aplikasi Sistem Berobat Jalan Online RSUD Kota Bekasi Dapat Penghargaan

Adapun, sejumlah bidang BMD yang belum terkelola dengan baik seperti yang ada di Pasar Baru Kota Bekasi dan Rumah Potong Hewan, serta dekat di wilayah Pemerintah Kota Bekasi sedang dilakukan proses pembahasan.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga mengajak kantor jasa penilai publik (KJPP) untuk menghitung bagaimana nilai investasi dari aset yang ada di Kota Bekasi. Apabila sudah ada hasilnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan mensosialisasikan untuk dikerjasamakan yang berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah. “Karena lokasinya ada di Kota Bekasi. Maka kami melakukan pembahasan dengan Pemerintah Kota Bekasi terkait permasalahan proses perizinannya,” tutupnya. (HS/ADV).

Mungkin Anda Menyukai