Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi Sosialisasikan Gemarikan Guna Cegah Stunting

BEKASI DapurBerita.com – Bertempat di kantor desa Sindang Mulya, kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi pada hari Selasa, 7 Mei 2024 kembali menggelar menggelar kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang diikuti dengan antusias oleh sejulah elemen masyarakat diantaranya dari kalangan guru dan siswa-siswi SMA dan SMK di Cibarusah, para ibu-ibu pengurus PKK se-kecamatan Cibarusah, para pegawai puskesmas Cibarusah, tokoh masyarakat hingga dari kesatuan Koramil dan Polsek Cibarusah.

Antusiasme publik cukup terasa sejak acara dimulai pagi hari hingga menjelang akhir acara, pasalnya panitia acara juga menggelar lomba kegiatan memasak ikan dan sejumlah quis pertanyaan dengan memberikan banyak hadiah bagi yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik.

Dalam kata sambutannya, kepala dinas Perikanan kabupaten Bekasi Drs Iman Santoso M MM menjelaskan Gemarikan merupakan gerakan nasional untuk mengkampanyekan pentingnya manfaat makan ikan sejak dini. Sekaligus sebuah gerakan nyata yang juga berperan penting dalam menekan angka stunting di Kabupaten Bekasi.

Baca juga :  BPBD Kabupaten Bekasi Distribusikan 135.000 Liter Air Bersih di Pebayuran

“Karena mengatasi stunting semua pihak harus terlibat, maka dari Dinas Perikanan ini, Gemarikan menjadi salah satu upaya kita, stunting bisa berkurang dan teratasi jika edukasinya dilakukan dan proteinnya terpenuhi. Ikan jadi salah satu makanan penting itu,” ujar Iman Santoso

Iman menyebutkan, Kabupaten Bekasi adalah salah satu daerah yang memiliki kemajuan yang cukup baik dalam hal penurunan stuntingnya. Dan di tahun ini, angka tersebut masih terus diupayakan oleh seluruh pihak termasuk dari Dinas Perikanan.

Ibu-ibu PKK Kecamatan Cibarusah dalam Lomba memasak ikan

Lebih jauh, Ulfa Khaerawati dari Dirjen Penguatan Daya Saing Pruduk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam uraian materi sosialisasinya juga menuturkan pentingnya kesadaran masyarakat akan konsumsi makan ikan. Budaya gemar makan ikan bisa dimulai dari sejak ibu hamil hingga melahirkan dan anak-anak pun dibiasakan untuk mengkonsumsi ikan. Hal itu bertujuan agar anak dapat tumbuh dengan sehat dan kuat serta cerdas.

Baca juga :  Presiden Jokowi Lepas Kontingen Olimpiade Tokyo 2021

Lebih jauh pihaknya juga selalu mendorong dan mengupayakan para pelaku usaha makanan ikan agar tetap dapat berkelanjutan. Tentunya  hal ini dapat disikapi dengan penangkapan produksi ikan yang terukur sesuai dengan kuota penangkapannya dan penangkapan ikan dengan metoda tidak merusak biota laut dan mengupayakan ikan dan biota alam lainnya dapat tetap lestari. “Ya, untuk menjaga kelestaian laut kita, maka untuk penangkapan ikan jangan menggunakan bom atau jaring trawl yang dapat merusak habitatnya, ujar Ulfa.

Demikian pula disosialisasikan pembawa materi berikutnya, Dede Hermawan dari dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawabarat menjelaskan bahwa gerakan gemar makan ikan harus didukung dengan sepenuh hati. ”Dengan mengkonsumsi ikan baik itu ikan yang dipepes, dipresto atau digoreng akan membuat tubuh kita sehat dan kuat serta cerdas dan akan menekan angka stunting di masyarakat”, ujar Dede.

Baca juga :  Polsek Cikarang Utara Tangkap Pengedar Obat Tramadol dan Pil Eximer

Sebab itu pihaknya juga selalu mengupayakan agar kabupaten Bekasi selalu dapat meningkatkan produksi komoditi hasil ikan lele maupun ikan patin yang dinilai sudah cukup baik selama ini.

Diakhir acara sosialisasi gemarikan, pada lomba memasak olahan ikan bertemakan masakan khas Kabupaten Bekasi “Gabus Pucung” yang diikuti oleh seluruh PKK desa se-Kecamatan Cibarusah. Tak lupa pula panitia menyertakan dewan juri yang kompeten dibidangnya. Sehingga pada lomba mamasak ikan tersebut akhirnya dimenangkan oleh ibu-ibu PKK dari Cibarusah Kota sebagai juara I dan diikuti PKK  dari desa Sindang Mulya meraih juara II dan disusul PKK kecamatan Cibarusah untuk juara III. (Hans)

Mungkin Anda Menyukai