SMA Labschool Cibubur Launcing Cravier 2026
KOTA BEKASI DapurBerita.com – Bertempat di Aula Prof Conny, SMA Labschool Cibubur kembali melaunching kegiatan Cravier tahun 2026 dengan mengangkat tema Arunika yang berarti Apresiasi, Ragam Budaya untuk Nusantara Indah Kaya akan Warisan. Hadir dalam acara launching tersebut perwakilan dari orang tua siswa, para guru-guru dan kepala sekolah, para siswa-siswi dan seluruh panitia acara Cravier 2026.
Cravier, Creative Project of Innovative Talent and Art adalah ajang pentas seni yang diselenggarakan setiap tahunnya sejak tahun 2014 oleh para siswa SMA Labschol Cibubur yang merupakan pentas seni yang menyajikan berbagai macam seni yang menarik, mulai dari seni musik, seni tari tradisional dan band. Setiap penampilan disiapkan secara khusus oleh siswa-siswi SMA Labschool Cibubur agar dapat ditampilan seara apik dan menarik pada hari H.
Juga, Cravier adalah ajang kesempatan bagi para siswa untuk menampilkan kreativitas siswa sekaligus bertujuan untuk mengasah dan melatih kemampuan dalam berorganisasi dan kepemimpinan para siswa-siswi.
Raditya Akbar Wicaksana selaku ketua panitia pelaksana Cravier 2026 menjelaskan, Cravier merupakan acara pentas seni turun temurun SMA Labschool Cibubur yang menjadi wadah penyaluran bakat dan pengembangan diri. Cravier tidak hanya sekedar pentas seni, melainkan juga menjadi masterpiece dari teman-teman angkatan Bramantya Madyasta (BM). Sejalan dengan pernyataan tersebut, Vicco Hadhi Prasetyo selaku wakil ketua Cravier 2026 menambahkan “konsistensi dan kekompakan panitia Cravier 2026 didasari sinergi yang kuat antar pihak yang terlibat, baik itu para siswa, orang tua siswa, guru-guru dan pihak pihak lain yang turut membantu mensukseskan acara Cravier ini. kami akan membuktikan bahwa acara ini layak untuk dijadikan sebuah kebanggaan “, ujarnya
Pada tahun ke 12 ini, Cravier mengangkat tema Arunika yang berarti “Cahaya Fajar menjadi symbol awal baru dan harapan untuk membangkitkan kembali rasa apresiasi terhadap budaya Indonesia. Tema ini dikemas dalam konsep tropical island yang merepresentasikan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kekayaan alam dan budaya yang hidup berdampingan.
Arunika menampilkan budaya nusantara yang tumbuh dari kekayaan alam kepulauan,s seperti pantai dan hutan. Konsep acara yang diusung pun sejalan dengan visi tersebut, yakni tropical island. Konsep ini akan direpresantasikan melalui tiga mascot hewan endemic nusantara yang diberi nama Prabha Sena(Pasukan cahaya) anggotanya terdiri atas Tejas si komodo, sebagai perwujudan elemen tanah yang senantiasa mengingatkan akan warisan budaya. Meera si Hiu Berjalan sebagai perwujudan laut nusantara yang menyimpan memori awal trbentuknya sebuah bangsa, serta Jyoti si jalak Bali sebagai perwujudan langit yang selalu menjadi penunjuk arah untuk kembali ke tanah asal. Ketiga mascot tersebut siap memandu perjalanan menuju Cravier 2026 dengan penuh kemeriahan.
Seperti tahun-tahun sebelumnya Cravier akan menampilkan kolaborasi antar unit Labshool Cibubur memalui berbagai penampilan menarik, seperti tari tradisional, band dan fashion show yang turut diramaikan oleh kehadiran bazaar serta food festival. Namun Cravier 2026 memiliki perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya kerena akan dimeriahkan oleh band indie ternama, The Adams. Diharapkan, deretan musisi ternama Indonesia lainnya dapat turut memeriahkan line up Cravier 2026 menyusul The Adams yang telah lebih dahulu terkonfirmasi kehadirannya.
Antusiasme masyarakat terhadap event Cravier 2026 pun terasa terlihat sejak awal peluncuran tiket. Dalam kurun waktu kurang dari satu jam setlah penjualan resmi dibuka pada acara kick off Cravier 2026, sebanyak 400 tiket kategori Early Bird habis terjual melalui plat form Ibu Dibjo. Tingginya angka penjualan tersebut mencerminkan besarnya minat media dan masyarakat dalam menayambut Cravier 2026. Oleh karena itu, panitia penyelenggara Cravier diharapkan mampu memenuhi target kehadiran sebanyak 8.000 penonton sekaligus menghadirkan momen-momen berkesan yang tak terlupakan.
Masyarakat diajak untuk tidak melewatkan kesempatan menjadi bagian dari perjalanan mengingat kembali warisan budaya, menghubungkan asal-usul, serta menemukan arah pulang melalui Cravier 2026, Arunika. Diinformasikan pula terkait rangkaian aara dan penjualan tiket dapat dipantau melalui akun instagram @cravier, trmasuk peluncuran tiket presale 1 yang dijadwalkan mulai 7 Pebruari 2026. Penjualan tiket akan dilakukan secara bertahap dan terbatas. Oleh sabab itu masyarakat dihimbau untuk tidak melewatkan kesempatan, mengingat setiap bagain dari Cravier 2026 menghadirkan pengalaman dan kisah yang berkesan. (Hans)

