Nia Yuniawati Minta Kader PKK Aktif Edukasi Gizi Keluarga
BEKASI DapurBerita.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, mengajak seluruh kader PKK untuk mengambil peran aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pemenuhan gizi di lingkungan keluarga.
Menurut Nia, upaya membangun ketahanan pangan tidak cukup hanya melalui kebijakan pemerintah. Diperlukan keterlibatan masyarakat, terutama kader PKK yang memiliki jaringan hingga tingkat kecamatan dan desa, untuk mengedukasi keluarga mengenai pentingnya pola konsumsi pangan bergizi dan seimbang.
Hal itu disampaikan Nia setelah menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di Gedung Swatantra Wibawamukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (5/11/2026).
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menyelaraskan berbagai program ketahanan pangan dengan upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat. Menurutnya, ketersediaan pangan harus diiringi dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi yang cukup agar berdampak langsung terhadap kesehatan keluarga.
Nia menilai, edukasi mengenai pola makan bergizi perlu terus diperluas, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, seperti ibu hamil dan anak-anak.
“Seluruh kader PKK di Kabupaten Bekasi selalu saya dorong untuk bekerja sama memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pemberian makanan bergizi dan seimbang, khususnya bagi ibu hamil,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Karena itu, pemenuhan asupan gizi ibu hamil menjadi salah satu perhatian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Melalui peran kader di berbagai wilayah, Nia berharap pengetahuan masyarakat mengenai kebutuhan gizi ibu dan anak semakin meningkat. Dengan demikian, keluarga dapat lebih memahami pentingnya menjaga kualitas konsumsi pangan sehari-hari.
Untuk memperluas jangkauan program tersebut, Nia mendorong Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi memperkuat koordinasi dengan TP-PKK, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan dan desa.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor diperlukan agar program ketahanan pangan dan peningkatan gizi tidak hanya berjalan pada tataran kebijakan, tetapi juga dapat diterapkan secara langsung di tengah masyarakat.
“Harapan saya ke depan, Dinas Ketahanan Pangan bisa berkolaborasi dengan TP-PKK di tingkat kecamatan dan desa. Dengan adanya sinergi, program ketahanan pangan dan gizi di Kabupaten Bekasi bisa berjalan lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Hans)

